Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarokatu, Hay guys jumpa lagi ni di tugas
mingguan ketiga, sebelumnya diminggu lalu saya sudah menulis tentang pengertian manajemen sekolah, dan sekarang saya akan membahas tentang manajemen kelas, yuk
langsung saja ke pembahasannya...
Apa sih pengertian
Manajemen kelas...? pengertian Manajemen
kelas menurut yang saya baca di artikel https://www.dosenpendidikan.co.id
tentang manajemen kelas ialah Manajemen
kelas adalah proses perencanaan, pengorganisasian, penggerakkan, dan pengawasan
kegiatan pembelajaran guru dengan segenap penggunaan sumber daya untuk mencapai
tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien. Manajemen
adalah rangkaian kegiatan atau tindakan yang dimaksud untuk menciptakan kondisi
yang memungkinkan berlangsungnya pembelajaran. Manajemen kelas merupakan
persyaratan penting yang menentukan terciptanya pembelajaran yang efektif.
Penciptaan kelas yang nyaman
merupakan kajian dari manajemen kelas, sebab manajemen kelas merupakan serangkaian
perilaku guru dalam upayanya menciptakan dan memelihara kondisi kelas yang
memungkinkan peserta didik untuk belajar
dengan baik. Keefektifan manajemen kelas
sangat tergantung kepada
bagaimana guru memahami berbagai aspek pelaksanaannya.
Pengajaran adalah serangkaian
kegiatan yang bermaksud
memfasilitasi peserta didik mencapai tujuan pendidikan secara
langsung. Manajemen kelas merupakan segenap upaya guru dalam mengelola
kegiatan pembelajaran guna
mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien.
Manajemen kelas menentukan keberhasilan pembelajaran yang dilakukan guru dan
siswa.
Sehingga nampak jelas bahwa peran
guru dalam manajemen kelas sangat menentukan keefektifan dari kegiatan
pembelajaran yang dilakukan guru
dan siswa. Manajemen kelas
berasal dari dua kata yaitu manajemen
dan kelas. Apakah yang dimaksud
dengan manajemen? Manajemen berasal dari kata manage yang berarti mengurus,
memimpin, mencapai, dan memerintah.
Manajemen berasal dari Bahasa Latin,
yaitu manus yang berarti tangan, dan agere yang berarti melakukan (Usman,
2009:5). Dua kata tersebut digabung menjadi managere, yang berarti menangani,
melakukan dengan tangan. Usman (2009:5) mengemukakan managere diterjemahkan ke
dalam Bahasa Inggris, dalam bentuk kata kerja to manage, kata benda management,
dan manager untuk orang yang melakukan kegiatan manajemen.
Manajemen menurut Kamus Bahasa Indonesia
(2008:909-910) adalah: proses pemakaian
sumber daya secara efektif untuk mencapai sasaran yang telah ditentukan; dan penggunaan
sumber daya secara efektif untuk
mencapai sasaran.
Selanjutnya apa yang dimaksud dengan kelas?
Kelas adalah ruang tempat belajar di
sekolah (Kamus Bahasa Indonesia, 2008:669). Ketika membahas kelas, maka
seseorang lazim akan mempersepsikan bahwa
kelas merupakan sebuah ruang berdinding, di dalamnya ada
meja, kursi, papan tulis, dan perabot lainnya yang digunakan guru dan siswa
melaksanakan kegiatan pembelajaran. Wiyani (2013:53) menyatakan bahwa kelas
merupakan bangunan yang tidak bisa digerak- gerakkan atau dipindahkan.
Pengertian tersebut merupakan
pengertian sempit dari kelas. Sedangkan pengertian luas dari kelas adalah semua
tempat yang dapat digunakan dan/atau diakses oleh guru dan siswa untuk
melakukan pembelajaran yang tidak dibatasi ruang dan waktu. Sehingga kelas
memiliki cakupan yang luas, di mana ada
interaksi guru dan siswa terkait membahas ilmu pengetahuan, maka tempat
tersebut dapat disebut dengan kelas. Seiring dengan perkembangan teknologi,
wahana untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran pun semakin kompleks dan
canggih. Pembelajaran tidak hanya dilakukan secara tatap muka, namun dapat
dilakukan tanpa tatap muka, seperti pembelajaran dengan sistem e- learning.
Agar kondisi kelas memberikan
kontribusi yang positif bagi keefektifan proses pembelajaran, maka guru harus
mampu menciptakan dan merekayasa kondisi
kelas yang dihadapinya dengan sedemikian rupa. Usaha ini akan efektif
manakala guru memahami secara tepat faktor-faktor yang mendukung terciptanya
kondisi belajar yang menguntungkan, seperti menginventarisasi masalah-masalah
yang diperkirakan mungkin timbul sehingga dapat merusak iklim proses belajar mengajar,
menguasai berbagai pendekatan manajemen kelas, mencari solusi dan alternatif
yang terbaik bagi penyelesaian masalah yang dihadapinya saat berlangsungnya
proses belajar mengajar, merencanakan apa yang seharusnya dilakukan dalam
proses belajar mengajar.
Manajemen kelas adalah seni dan
praktis kerja yang dilakukan oleh guru, baik secara individu, dengan atau
melalui orang lain (seperti
team teaching dengan teman
sejawat atau siswa sendiri) untuk mengoptimalkan proses pembelajaran. Jika
mengacu pada proses manajemen, maka manajemen kelas juga memiliki proses, yakni
perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan (evaluasi).
Perencanaan merujuk pada perencanaan
pembelajaran dan unsur-unsur penunjangnya, yang meliputi program tahunan, program
semester, silabus, rencana
pelaksanaan pembelajaran, instrumen evaluasi, dan rubrik penilaian. Pelaksanaan
bermakna proses pembelajaran yang dilakukan guru dan siswa di kelas. Sedangkan pengawasan yang berwujud
evaluasi pembelajaran, terdiri dari jenis yaitu evaluasi proses pembelajaran
dan evaluasi hasil pembelajaran.
Tujuan Manajemen Kelas
Tujuan pengelolaan kelas pada
hakikatnya telah terkandung dalam tujuan pendidikan. Secara umu tujuan
pengelolaan kelas dalah penyediaan fasilitas bagi bermacam-macam kegiatan belajar
siswa dalam lingkungan sosial, emosional dan intelektual dalam kelas. Fasilitas
yang disediakan itu memungkinkan siswa belajar dan bekerja, terciptanya suasana
sosial yang memberikan kepuasan, suasana disiplin, perkembangan intelektual,
emosional dan sikap serta apresiasi pada siswa.
Manajemen kelas adalah adalah usaha
sadar untuk mengatur kegiatan proses belajar mengajar secara
sistematis. Usaha sadar itu meliputi penyiapan
bahan ajar, penyediaan sarana dan alat peraga atau media pembelajaran,
mengatur ruang belajar, dan menciptakan suasana belajar yang kondusif, sehingga
tujuan pembelajaran dapat tercapai. Guru dalam melaksanakan pengelolaan kelas
harus memahami kegiatan dalam manajemen kelas atau aspek-aspek manajemen kelas.
Manajemen kelas yang dilakukan guru bukan tanpa ada tujuan. Karena ada tujuan
itulah guru selalu berusaha mengelola kelas, walaupun terkadang kelelahan fisik
maupun pikiran dirasakan. Guru sadar tanpa mengelola kelas dengan baik, akan
berdampak pada terhambatnya kegiatan belajar mengajarnya.
Hal seperti itu sama saja membiarkan
jalannya pengajaran tanpa membawa hasil, yaitu adanya perubahan tingkah laku
peserta didik yang menjadi lebih baik perilakunya, mengantarkan peserta didik
dari tidak tahu menjadi tahu, dari mengerti menjadi mengerti, dan dari
tidak berilmu menjadi berilmu. Tentu tidak perlu diragukan bahwa setiap kali
masuk kelas, guru selalu
melaksanakan tugasnya mengelola kelas. Manajemen kelas dimaksudkan untuk
menciptakan kondisi dalam kelompok kelas yang berupa lingkungan kelas yang baik. Manajemen kelas dimaksudkan untuk
menciptakan kondisi dalam kelompok kelas yang berupa lingkungan kelas yang
baik, yang memungkinkan siswa
berbuat sesuai dengan kemampuannya. Kemudian dengan manajemen kelas
produknya harus sesuai dengan tujuan-tujuan yang hendak dicapai.
Tujuan manajemen kelas adalah
penyedia fasilitas bagi berbagai macam kegiatan belajar siswa dalam lingkungan
sosial, emosional, dan intelektual dalam kelas. Fasilitas yang disediakan itu
memungkinkan siswa belajar dan bekerja, terciptanya suasana sosial yang
memberikan kepuasan, suasana disiplin, perkembangan intelektual, emosional, dan
sikap apresiasi pada siswa. Arikunto (1988:68) berpendapat bahwa tujuan
manajemen kelas adalah agar setiap anak di kelas dapat bekerja dengan tertib
sehingga segera tercapai tujuan pengajar secara efektif dan efesien.
Jika mengacu pada pengertian
manajemen kelas, maka tujuan manajemen kelas adalah menciptakan suasana atau
kondisi kelas yang memungkinkan siswa dalam kelas tersebut dapat belajar
dengan efektif.
Manajemen kelas menurut konsepsi lama
diartikan sebagai upaya mempertahankan ketertiban kelas. Guru menurut konsepsi
lama bertugas menciptakan, memperbaiki, dan memelihara sistem organisasi kelas
sehingga individu dapat memanfaatkan kemampuannya, bakatnya, dan energinya pada
tugas-tugas individual (Johnson dan Bany, 1970). Sedangkan manajemen kelas
menurut konsepsi modern adalah proses seleksi
yang menggunakan alat
yang tepat terhadap problem dan situasi manajemen kelas.
Manajemen kelas ditujukan pada
kegiatan yang menciptakan dan menjaga kondisi yang optimal bagi terjadinya
proses belajar siswa, seperti membina hubungan baik antara siswa dengan guru,
reinforcement, punisment, dan pengaturan tugas. Tujuan manajemen kelas
adalah:
·
mewujudkan situasi dan kondisi kelas, baik sebagai
lingkungan belajar maupun sebagai kelompok belajar yang memungkinkan peserta
didik untuk mengembangkan kemampuan semaksimal mungkin;
·
menghilangkan berbagai hambatan yang dapat menghalangi
terwujudnya interaksi pembelajaran;
·
menyediakan dan mengatur fasilitas serta perabot
belajar yang mendukung dan memungkinkan siswa belajar sesuai dengan lingkungan
sosial, emosional, dan intelektual siswa
dalam kelas; dan
·
membina dan membimbing siswa sesuai dengan latar
belakang sosial, ekonomi, budaya, serta sifat-sifat individunya. Kemampuan
guru memahami konsep manajemen kelas dan
mampu mengimplementasinya menjadi faktor
penentu keberhasilan pembelajaran.
Manajemen kelas ditekankan pada aspek
pengaturan lingkungan pembelajaran yaitu berkaitan dengan siswa dan
barang/fasilitas. Kegiatan guru tersebut dapat berupa pengaturan kondisi dan
fasilitas yang berada di dalam kelas yang diperlukan dalam proses pembelajaran
di antaranya tempat duduk, perlengkapan dan bahan ajar, dan lingkungan kelas.
Guru yang profesional adalah guru
yang memiliki kemampuan dalam mengelola atau mendesain kelas, yaitu menyediakan
iklim yang kondusif untuk berlangsungnya
proses pembelajaran yang efektif dan efisien. Apabila suasana
belum kondusif, maka seorang
guru harus berupaya seoptimal mungkin untuk menguasai, mengatur
membenahi, dan menciptakan suasana kelas yang kondusif, sehingga proses
pembelajaran dapat berjalan optimal untuk mencapai tujuan pembelajaran yang
diinginkan.
Jadi seperti itu ya guys
penjelasan pengertian dari Manajemen kelas. Semoga tulisan ini bisa
menambah wawasan kita bersama dan menjadi ilmu yang bermanfaat untuk kita,
aamiin yarabbal alamin. Sekian blog saya minggu ini, akan kita lanjutkan
diminggu depan dengan materi yang berdeda pastinya, sekian dari saya kalo ada
kesalahan kata dan penulisan mohon dimaafkan, terima kasih telah membaca....
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar